Buruh Mulai Padati Area Monas, Tuntut UMP Jakarta Naik!

avatar
· 阅读量 317
Buruh Mulai Padati Area Monas, Tuntut UMP Jakarta Naik!
Foto: Ilyas Fadilah
Jakarta

Massa aksi buruh mulai mendatangi lokasi demonstrasi di sekitar kawasan Monas di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat sekitar pukul 11.15 WIB. Buruh awalnya berkumpul di depan Balai Kota Jakarta lalu berpindah ke area depan BSI Tower.

Pantauan detikcom di lokasi, Kamis (8/1/2026), tampak spanduk berisi sejumlah tuntutan dibawa rombongan buruh. Dua tuntutan yang disuarakan adalah protes terhadap penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta dan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) Jawa Barat.

Sebagai informasi, UMP DKI Jakarta Tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp 5,7 juta, sementara UMP Jawa Barat Rp 2,3 juta per bulan. Buruh menuntut UMP 2026 naik lebih tinggi dari angka tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Revisi UMP DKI Jakarta 2026 menjadi 100% KHL (Kebutuhan Hidup Layak) sebesar Rp 5,89 juta per bulan. Berlakukan UMSP DKI 2026 sebesar 5% di atas 100% KHL," tulis salah satu spanduk.

Baca juga: Buruh Demo Lagi Besok di Depan Istana Protes UMP Jakarta dan Jabar

ADVERTISEMENT

Diberitakan sebelumnya, ribuan buruh Jawa Barat (Jabar) berencana menggelar aksi besar-besaran di depan Istana Negara pada 8 Januari 2026, dengan konvoi 5.000 hingga 10.000 sepeda motor. Mereka berasal dari berbagai daerah seperti Jakarta, Bogor, Bekasi, Karawang, Purwakarta, Cimahi, Cianjur, Sukabumi, Bandung, hingga Majalengka.

Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan, aksi ini merupakan bentuk perlawanan terhadap kebijakan upah minimum Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM, yang dinilai melanggar Putusan Mahkamah Konstitusi dan Peraturan Pemerintah tentang Pengupahan, serta memperlebar kesenjangan sosial.

"Ini tentang keadilan, konstitusi, dan masa depan buruh. Ketika pemerintah daerah mengabaikan peraturan terkait pengupahan dan Putusan MK, buruh tidak punya pilihan selain turun ke jalan dan meminta keadilan langsung kepada Presiden," tegas Said Iqbal dalam keterangan tertulis, Rabu (7/1/2026).

Dalam aksi ini, tuntutan yang akan dibawa adalah, pertama, meminta revisi UMP DKI Jakarta 2026 menjadi 100% Kebutuhan Hidup Layak (KHL) sebesar Rp 5,89 juta per bulan, serta memberlakukan UMSP DKI 2026 sebesar 5% di atas 100% KHL.

Sedangkan tuntutan kedua, meminta revisi SK Gubernur Jawa Barat tentang penetapan nilai UMSK di 19 kabupaten/kota se-Jawa Barat agar dikembalikan sesuai surat rekomendasi Bupati/Wali Kota masing-masing daerah.

(acd/acd)

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest