IDXChannel - PT RMK Energy Tbk (RMKE) menargetkan volume coal services meningkat secara bertahap dari sekitar 8 juta ton pada 2025 menjadi lebih dari 12 juta ton pada 2026.
Dengan peningkatan kapasitas dan belanja modal yang terukur, RMKE memperkirakan pendapatan mencapai sekitar Rp4,1 triliun dengan laba bersih sekitar Rp800 miliar pada 2026.
Waspada Kejahatan Perbankan, Ini Tips Aman Bertransaksi dengan Kartu Kredit BRISelain itu, perseroan menargetkan penambahan 2–3 pelanggan baru pada 2026, termasuk potensi kontrak berskala besar seiring rampungnya jalur hauling yang terhubung dengan tambang PT Bukit Asam Tbk (PTBA), serta pengembangan kontrak eksisting untuk diintegrasikan dengan tambang-tambang lainnya.
“Dengan posisi kas di atas Rp250 miliar dan kinerja yang terus membaik, kami menargetkan pembagian dividen dengan rasio minimum 20 persen. Nilai dividen tahun ini kami perkirakan dapat melampaui Rp40 miliar dan akan jauh lebih besar dibandingkan tahun lalu, sehingga memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham,” ujar Direktur Utama RMKE Vincent Saputra, Kamis (8/1/2025).
IHSG Sempat Tembus 9.000, Purbaya: Sinyal Kepercayaan Investor Terhadap Ekonomi RISementara itu, Saham PT RMK Energy Tbk (RMKE) ditutup menguat pada perdagangan Rabu (7/1/2026) di level Rp6.775 per saham. Dalam 12 bulan terakhir, harga saham RMKE mencatatkan lonjakan signifikan dari kisaran Rp486–Rp500 pada awal tahun lalu hingga sempat menyentuh di level tertinggi Rp6.800 per saham, atau naik lebih dari 1.000 persen secara year-on-year (YoY).
作者:08/01/2026 15:54 WIB,文章来源Idxchannel,版权归原作者所有,如有侵权请联系本人删除。
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

暂无评论,立马抢沙发