Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengidentifikasi sekitar 30.000 hektare (ha) tambak budi daya perikanan rusak imbas banjir besar yang melanda Aceh beberapa waktu lalu. Akibatnya, lebih dari 30.000 pembudidaya mengalami kerugian.
"Tidak hanya di Pidie Jaya, yang dilaporkan seluruh Aceh ada sekitar 30 ribu hektare," ujar Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam keterangannya, Jumat (9/1/2026),
Kerusakan tambak tersebut bervariasi, mulai ringan hingga sangat berat. Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahtyu Trenggono merinci, tambak yang rusak imbas banjir terjadi di 16 kabupaten/kota di Aceh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: 65 Kampung Nelayan Merah Putih Serap 17.550 Tenaga Kerja |
Kabupaten Aceh Utara menjadi yang paling terdampak dengan luasan lebih dari 10.000 ha disusul Kabupaten Bireun 4,9 ribu ha dan Aceh Tamiang 3,4 ribu ha. Tambak-tambak rusak berada di wilayah daratan dan juga pesisir dengan komoditas yang dikembangkan seperti udang, bandeng, kakap, kerapu, lele, nila, mas, serta patin.
"Kami sudah melakukan identifikasi. Tambak terdampak yang rusaknya sangat berat ada sekitar 300-an hektare, sisanya didominasi kerusakan ringan hingga berat," ujar Trenggono.
Sebelumnya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan pembudidaya yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat akan mendapatkan rehabilitasi mulai tahun depan. Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Tb. Haeru Rahayu memastikan proses perbaikan ini tidak akan membebankan pembudidaya.
Haeru mengatakan pihaknya masih mendata jumlah pembudidaya yang terdampak. Data ini dikumpulkan melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, serta kerja sama dengan dinas setempat.
"Contoh, dengan Kepala Dinas Aceh, saya sudah komunikasi. Kemudian dengan Kepala Dinas Sumbar, saya juga sudah komunikasi. Bahkan dia sudah bersurat juga kepada kami, memetakan, mengusulkan ini yang perlu didukung oleh pemerintah pusat," kata Haeru di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (15/12/2025).
Simak juga Video '11,43% Lahan Padi di Sumatera Berpotensi Gagal Panen Buntut Bencana':
[Gambas:Video 20detik]
作者:Retno Ayuningrum -,文章来源detik_id,版权归原作者所有,如有侵权请联系本人删除。
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

暂无评论,立马抢沙发