Rupiah Keluar dari Tekanan Beruntun

avatar
· 阅读量 1,174

JAKARTA, investor.id -Nilai tukar rupiah (IDR) mengalami penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada Jumat, 9 Januari 2026.
Dipantau dari laman Bloomberg , Jumat (9/1/2026) rupiah ditutup menguat 0,13% ke level Rp 16.819 per dolar AS saat berita ini ditulis.
Sebelumnya,data Bloomberg pada pukul Jumat pagi di pasar spot exchange menunjukkankurs rupiah njlok 34 poin (0,2%) ke level Rp 16.832 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat naik 0,02% ke level 98,95.
Pada perdagangan Kamis sore (8/1/2026), kurs rupiah juga melemah 18 poin terhadap dolar AS, setelah sebelumnya sempat melemah di level Rp 16.798.
Kurs rupiah diantisipasi terkoreksi menyusulrilis ekonomi AS yangmenunjukkan bahwaaktivitas bisnis membaik.
"Fokus pasar selanjutnya adalah Klaim Pengangguran Awal mingguan yang akan dirilis malam ini dan laporan Nonfarm Payrolls Desember, yang akan dirilis hari Jumat," ungkap pengamat mata uang, Ibrahim Assuaibi dalam keterangannya di Jakarta, dikutip pada Jumat (9/1/2026).
Menurutnya,perkembangan tersebut akan menentukan pergerakan rupiah ke depan.
Selain itu, pergerakan rupiah juga dibayangi pelemahan imbas sentimenketegangan geopolitik antara AS dan Venezuela, di mana Presiden Donald Trump berencana mengendalikan industri minyak negara itu.
Dari sisi internal,Rupiah diproyeksi melemah meski Bank Indonesia (BI) mencatat kenaikan cadangan devisa Indonesiake level US$ 156,5 miliarpada akhir Desember 2025.

Sumber : investor.id

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest