Kejar Ketahanan Pangan, UMKM Lokal Didorong Perkuat Standar Produksi

avatar
· 阅读量 1,808
Kejar Ketahanan Pangan, UMKM Lokal Didorong Perkuat Standar Produksi
Ilustrasi UMKM Kuliner/Foto: Getty Images/iStockphoto/CandyRetriever
Jakarta

Program Pertapreneur Aggregator (PAG) 2025 mendorong UMKM pangan fungsional untuk tidak sekadar memproduksi makanan alami, tetapi juga memiliki standar keamanan, mutu, dan tata kelola setara industri. Program ini diarahkan agar UMKM mampu menghasilkan produk yang aman, teruji, dan berdaya saing, sekaligus berkontribusi pada ketahanan pangan nasional.

Pendampingan difokuskan pada penguatan sistem produksi, konsistensi kualitas, serta kesiapan operasional agar UMKM bisa naik kelas dan meningkatkan kepercayaan konsumen.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan penguatan UMKM pangan sejalan dengan Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"UMKM pangan perlu didorong untuk naik kelas dengan standar yang kuat. Dengan sistem dan kualitas yang terjaga, UMKM dapat berperan dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus menyediakan produk yang bermanfaat bagi masyarakat," ujar Baron.

Salah satu peserta Program Pertapreneur Aggregator 2025, Imago Raw Honey asal Bogor, menjadi satu dari 10 Champion PAG 2025 yang kini memasuki tahap Business Acceleration & Scaling Up. Melalui pendampingan, Imago mengembangkan madu fungsional berbasis riset untuk menjaga kualitas produk sekaligus memastikan keamanan pangan secara konsisten.

ADVERTISEMENT

Pemilik Imago Raw Honey, Henry, menyebut pendampingan dalam PAG memperkuat kapasitas manajemen dan operasional usahanya. Pada Desember 2025, perusahaannya berhasil meraih sertifikasi Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) sebagai langkah penting dalam menjamin keamanan pangan dan kesiapan produksi skala besar.

Program Pertapreneur Aggregator yang berjalan sejak akhir 2025 mencakup tahapan Business Acceleration secara online, dilanjutkan kelas Business Acceleration & Scaling Up dengan mentor dari Universitas Gadjah Mada. Sebanyak 10 Champion PAG 2025 mendapat pembekalan intensif, mulai dari penguatan strategi bisnis hingga penyusunan awal Business Improvement Plan (BIP), termasuk aspek finansial.

Memasuki Januari 2026, program berlanjut ke tahap visitasi lapangan oleh tim asesor ke lokasi usaha masing-masing peserta. Visitasi dilakukan untuk memvalidasi kesesuaian dokumen BIP dengan kondisi riil, mencakup aset, kapasitas produksi, stok, dan operasional sebagai penetapan data baseline.

Selain itu, visitasi juga diarahkan untuk finalisasi Objective and Key Results (OKR) dengan menurunkan strategi BIP ke dalam target bulanan yang terukur. Tahap ini sekaligus memverifikasi kesiapan agregasi, termasuk calon UMKM yang akan dikembangkan melalui skema kolaborasi dan pengembangan usaha.

(fdl/fdl)

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest