IDXChannel – Harga minyak sawit mentah (CPO) melesat lebih dari 2 persen pada perdagangan Jumat (16/1/2026).
Penguatan ini menempatkan CPO di jalur kenaikan mingguan kedua berturut-turut, seiring sentimen positif dari pasar global yang dipicu lonjakan harga minyak kedelai menyusul rencana Amerika Serikat (AS) merampungkan kebijakan kuota biofuel.
Geliat Saham Bank Besar di Tengah Akumulasi AsingKontrak berjangka (futures) acuan CPO untuk pengiriman April di Bursa Malaysia Derivatives Exchange naik 2,03 persen menjadi 4.071 ringgit Malaysia per ton pada jeda perdagangan siang. Sepanjang pekan ini, kontrak tersebut telah menguat 0,45 persen.
Menurut trader proprietary Iceberg X Sdn Bhd di Kuala Lumpur, David Ng, pasar bergerak menguat mengikuti kenaikan minyak kedelai setelah muncul kabar bahwa pemerintahan Donald Trump akan merilis kuota biofuel 2026 pada Maret tahun ini, yang berpotensi mendorong tambahan permintaan minyak kedelai untuk biofuel.
Rencana Pemerintah Jadi Katalis Saham Tekstil, Simak Kondisi ARGO-BELL CsAS juga disebut berencana mempertahankan kuota biofuel mendekati proposal awal, yang mencerminkan peningkatan total volume pencampuran biofuel dibandingkan level 2025.
作者:16/01/2026 14:00 WIB,文章来源Idxchannel,版权归原作者所有,如有侵权请联系本人删除。
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

暂无评论,立马抢沙发