Terungkap! Penyebab UMKM RI Susah Naik Kelas

avatar
· 阅读量 458
Terungkap! Penyebab UMKM RI Susah Naik Kelas
Ilustrasi UMKM - Foto: Shutterstock
Jakarta

Sektor UMKM Indonesia masih menghadapi tantangan berat. Bank Indonesia (BI) mencatat sebanyak tiga tantangan yang menghambat sulitnya UMKM naik kelas, dari realisasi kredit hingga kesiapan merambah pasar internasional.

Dikutip dari unggahan resmi instagram bank_indonesia, realisasi kredit UMKM mengalami penurunan 0,64% secara tahunan hingga November 2025. Dari sisi pengelolaan, hanya terdapat 39,4% UMKM yang telah menerapkan sistem digital. Selain itu, kesiapan ekspor UMKM juga masih terbatas, baik dari sisi produksi, manajemen, hingga akses pasar.

"Dalam perjalanannya, banyak UMKM ingin tumbuh lebih jauh, tapi terhambat di hal-hal mendasar, #SobatRupiah. Mulai dari pencatatan keuangan yang belum rapi, data usaha yang belum tersusun, hingga sistem pembayaran yang belum optimal. Menyadari hal ini, Bank Indonesia punya strategi jitu agar UMKM dapat naik kelas dan terus #BeriMakna bagi keberlanjutan perekonomian kita," ungkap Bank Indonesia dalam unggahannya, dikutip Minggu (18/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Inovasi Zero Waste Dorong Kebab Endul Naik Kelas Bersama LinkUMKM BRI

Padahal sektor UMKM telah berkontribusi sebesar 60% terhadap perekonomian nasional. Selain itu, kontribusi UMKM ke pasar ekspor tercatat terus tumbuh sebesar 15,7%. Karenanya, BI mendorong UMKM naik kelas melalui 46 kantor perwakilan di daerah.

ADVERTISEMENT

"Bank Indonesia hadir mendampingi UMKM agar tumbuh lebih kompetitif, berdampak, dan berkelanjutan," ujar dia.

BI telah menetapkan sejumlah strategi untuk menarik konsumen, seperti market intelligence, kurasi dan promosi perdagangan, sinergi dengan stakeholders, hingga mengadakan business matching penjualan.

Selain itu, BI juga memiliki strategi untuk mendorong UMKM seperti melakukan standarisasi dan sertifikasi produk, pemanfaatan platform digital, akses pembiayaan perbankan, hingga sinergi dengan kementerian dan lembaga.

"UMKM yang kuat adalah pilar perekonomian berkelanjutan. Bank Indonesia terus mendorong penguatan UMKM agar memiliki ekosistem usaha yang semakin kokoh," pungkasnya.

(kil/kil)

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest