Pasardana.id – PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk (IDX: PMUI) menyampaikan perkembangan positif terkait anak usahanya, PT Graha Prima Mentari Tbk (IDX: GPRM), yang saat ini mendapatkan perhatian dari investor global, di tengah penguatan kinerja pasar dan perbaikan efisiensi bisnis.
Dalam keterangan tertulis, Selasa (20/1), Direktur Utama PMUI dan GPRM, Agus Susanto, mengonfirmasi bahwa terdapat beberapa pendekatan dari investor asing.
Menurutnya, manajemen masih berada dalam tahap pendalaman dan evaluasi internal untuk menilai potensi kerja sama yang dapat memberikan nilai tambah jangka panjang bagi perusahaan.
“Memang terdapat beberapa pendekatan dari investor asing. Saat ini kami masih mendalami setiap penawaran yang masuk dengan mempertimbangkan kepentingan dan strategi jangka panjang perusahaan,” ujar Agus.
Adapun optimisme pasar terhadap GPRM tercermin dari pergerakan saham perseroan yang mencatatkan kenaikan lebih dari 60% sejak awal tahun 2026, dari kisaran Rp84 per saham menjadi Rp134 per saham.
Kenaikan ini mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap prospek pertumbuhan perseroan.
Diketahui, GPRM bergerak di sektor distribusi FMCG dengan portofolio produk yang mencakup merek-merek kebutuhan harian seperti Coca-Cola, Softex, dan Makuku.
Karakter bisnis tersebut memberikan eksposur ke sektor barang konsumsi primer dengan permintaan yang bersifat berulang.
Dari sisi keuangan, hingga kuartal III 2025, GPRM mencatatkan penurunan penjualan dan laba kotor, masing-masing sebesar 11% yoy dan 8%.
Meski demikian, perseroan berhasil membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 8%, mencerminkan keberhasilan langkah efisiensi yang dijalankan.
Penyesuaian neraca juga dilakukan secara terukur dengan total aset tercatat turun 14%.
Pada tingkat grup, PMUI mencatatkan laba bersih Rp33,73 miliar pada kuartal III 2025, meningkat 25,98% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menunjukkan kinerja yang solid dan mendukung keberlanjutan strategi bisnis ke depan.

暂无评论,立马抢沙发