- IHSG diperkirakan bergerak variatif cenderung melemah setelah ditutup stagnan di level 9.134.
- Pola spinning top mencerminkan keraguan pasar, dengan support di 9.100 dan resistance di 9.200.
- WH Project merekomendasikan saham MINE,HRTA,JSMR, danAYAM.
Ipotnews - Pada perdagangan hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) diperkirakan bergerak variatif dalam kecenderungan menurun, setelah kemarin ditutup menguat tipis 0,01 persen ke level 9.134.
Pergerakan IHSG pada perdagangan Selasa (20/1) ditopang kenaikan 336 saham, sedangkan 323 saham terpantau menurun dan ada 143 saham tidak mengalami perubahan harga.
Berdasarkan analisis organisasi research and trading saham, WH Project, candlestick IHSG membentuk pola spinning top pada perdagangan kemarin, mencerminkan adanya keraguan pelaku pasar di tengah tarik-menarik tekanan jual dan minat beli.
"Kami memproyeksikan, hari ini IHSG bergerak mixed dalam range 9.040-9.200," kata analis WH Project, William Hartanto, dalam riset harian untuk perdagangan Rabu (21/1).
Dia mengatakan, sejauh ini masih terlihat adanya potensi menguji level penting pada IHSG , yakni 9.100 sebagai support dan posisi 9.200 sebagai level resistance psikologis. Lantaran candlestick IHSG membentuk spinning top, maka saat ini pasar menunggu katalis lanjutan untuk menentukan arah pergerakan.
" IHSG berpotensi bergerak mixed, koreksi terbatas karena aksi profit taking. Namun, kondisi pasar masih aman selama level 9.100 masih mampu bertahan sebagai support," ungkap William.
Lebih lanjut William mengatakan, pada perdagangan hari ini, WH Project merekomendasikan trader untuk mengoleksi saham
MINE
, HRTA
, JSMR
dan AYAM
. (Budi/AI)Sumber : Admin
作者:indopremier_id,文章来源indopremier_id,版权归原作者所有,如有侵权请联系本人删除。
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。
喜欢的话,赞赏支持一下

暂无评论,立马抢沙发