jpnn.com, JAKARTA - PT Lautan Luas Tbk (IDX: LTLS), resmi bergabung sebagai peserta United Nations Global Compact (UNGC).
Langkah ini bukan formalitas saja, melainkan upaya strategis bagi perusahaan pionir penyedia solusi kimia terintegrasi di Indonesia tersebut dalam penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG).
"Ini adalah komitmen kami untuk menjalankan praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan di seluruh lini manufaktur, distribusi, dan jasa," ujar Investor Relations, Corporate Communications & ESG Manager PT Lautan Luas Tbk, Eurike Hadijaya, Rabu (21/1).
- PT Lautan Luas Dinilai Prospektif oleh Pefindo, Ini Sebabnya
Langkah ini menandai tonggak sejarah baru dalam perjalanan 74 tahun perusahaan untuk memperkuat integrasi Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam operasional bisnisnya.
Penyerahan sertifikat kepesertaan dilakukan pada 7 Januari 2026 di Graha Indramas, Jakarta.
Sebagai bagian dari keanggotaan ini, PT Lautan Luas Tbk telah mengikuti sesi onboarding bersama UN Global Compact Network Indonesia (IGCN). Sesi ini bertujuan menyelaraskan strategi bisnis perusahaan dengan Sepuluh Prinsip UN Global Compact yang mencakup empat pilar utama yaitu Hak Asasi Manusia, Standar Ketenagakerjaan, Lingkungan, dan Anti-Korupsi.
- Kinerja Meningkat, Obligasi PT Lautan Luas Diganjar Peringkat idA
"Kami berupaya mengintegrasikan aspek ESG ke dalam kebijakan serta proses bisnis secara konsisten," tegasnya.
Berdasarkan sertifikat kepesertaan, PT Lautan Luas Tbk tercatat resmi menjadi peserta UN Global Compact sejak 8 Desember 2025. Melalui keanggotaan ini, perusahaan berkomitmen untuk terus meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta integrasi prinsip keberlanjutan ke dalam kebijakan dan proses bisnis perusahaan.


暂无评论,立马抢沙发