Terungkap! Ini Penyebab Ribuan ATM Tutup

avatar
· 阅读量 453
Terungkap! Ini Penyebab Ribuan ATM Tutup
Ilustrasi - Foto: Getty Images/iStockphoto/iprogressman
Jakarta

Dalam setahun, ada 1.399 unit mesin anjungan tunai mandiri (ATM) yang tutup. Hal ini berdasarkan data Surveillance Perbankan Indonesia yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dari laporan data tersebut, jumlah mesin ATM, CDM, dan CRM di Indonesia mencapai 89.774 hingga kuartal III-2025. Jumlah ini menurun dibandingkan periode yang sama pada 2024 sebanyak 91.173.

Hal ini berarti, ada 1.399 unit mesin ATM yang tutup dalam setahun. Menurut Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, tren penurunan jumlah mesin ATM ini diprediksi terus berlanjut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jumlah ATM yang secara tren mengalami penurunan pada dasarnya merupakan langkah yang dilakukan berdasarkan keputusan bisnis masing-masing bank. Tidak tertutup kemungkinan bahwa tren penurunan jumlah ATM akan terus berlanjut," ujar Dian dalam keterangannya, dikutip Minggu (25/1/2026).

Dian menilai tren ini terus berlanjut seiring dengan dengan meningkatnya adopsi teknologi informasi di bidang keuangan yang semakin masif. Hal ini berdampak pada perubahan perilaku, ekspektasi, dan kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan dari bank.

ADVERTISEMENT
Baca juga: Ribuan ATM Lenyap Dalam Setahun, Apa Pemicunya?

Menurutnya, adopsi teknologi digital dalam layanan perbankan memungkinkan nasabah mengakses layanan kapan saja dan di mana saja. Selain itu, semakin mudahnya akses layanan melalui aplikasi dan platform daring, serta meningkatnya penggunaan pembayaran non tunai, maka kebutuhan penggunaan ATM menjadi semakin terminimalisir.

Di sisi lain, perbankan tetap memandang efisiensi operasional sebagai salah satu fokus, sehingga peningkatan akses layanan digital akan mendukung peningkatan efisiensi operasional perbankan melalui pengurangan biaya infrastruktur fisik dan optimalisasi proses layanan.

"Efisiensi tersebut pada akhirnya dapat memperkuat kinerja keuangan dan mendukung profitabilitas perbankan," tambah Dian.

Selain itu, pemanfaatan teknologi mendorong transaksi keuangan non-tunai atau cashless yang semakin meluas di masyarakat. Sistem cashless ini dapat mendukung transaksi ekonomi yang berjalan menjadi lebih efisien, sehingga diharapkan akan lebih mendorong peningkatan aktivitas perekonomian lebih lanjut.

(kil/kil)

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest