IDXChannel - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Green Power Group Tbk (LABA) gagal terlaksana usai tidak memenuhi kuorum. Rapat tersebut sedianya beragendakan perubahan susunan manajemen perseroan.
Direktur Utama Green Power, An Shaohong telah menyampaikan pengunduran diri dari jabatannya. Namun, rencana tersebut belum bisa diputuskan pemegang saham karena RUPSLB harus memenuhi kuorum minimal dua pertiga dari total suara pemegang saham.
Green Power (LABA) Jadwalkan RUPSLB 20 Januari 2026, Tetapkan Dirut Baru?RUPSLB yang dilaksanakan pada 20 Januari 2026 hanya dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 39,53 persen dari total modal ditempatkan dan disetor perseroan. Sejumlah manajemen yang hadir dalam rapat tersebut yakni Komisaris Utama Sutanty Jakidjan, Komisaris Chen Xiao Xiao, dan Direktur Kurnia Ngatimin.
Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), pemegang saham utama dan pengendali Green Power hanya menguasai 37,99 persen saham dengan rincian PT Nev Stored Energi 26,19 persen dan PT Longpin Investasi Indonesia 11,8 persen. Porsi masyarakat pada saham LABA menembus 62,01 persen.
An Shaohong Mundur dari Direktur Utama Green Power (LABA)An Shaohong sebelumnya telah menyatakan niatnya untuk mundur dari jabatannya sebagai Direktur Utama Green Power. Keputusan ini diambil setelah pria asal China itu dideportasi ke negara asalnya.
作者:26/01/2026 14:40 WIB,文章来源Idxchannel,版权归原作者所有,如有侵权请联系本人删除。
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

暂无评论,立马抢沙发