Rupiah Perkasa di Tengah Gejolak Pasar Global

avatar
· 阅读量 2,213

JAKARTA, investor.id -Nilai tukar rupiah (IDR) kembali menguat terhadap dolar AS (USD) pada Selasa, 27 Januari 2026.
Pada perdagangan Selasa sore (27/1/2026), kurs rupiah ditutup menguat 14 poin terhadap dolar ASsetelah sebelumnya sempat melemah 20 poindi level Rp 16.768, dari penutupan sebelumnya di level Rp 16.782.
Direktur PT. Traze Andalan Futures sekaligus pengamat mata uang,Ibrahim Assuaibi mengungkapkan bahwa rupiah menguat di tengah fokus pasarterhadap pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed), yang akan berakhir pada Rabu besok (28/1/2026).
"Pasar secara luas memperkirakan bank sentral akan mempertahankan suku bunga tetap stabil setelah tiga kali pemotongan berturut-turut dalam pertemuan sebelumnya," ungkap Ibrahim dalam keterangan tertulis, Selasa (27/1/2026).
Selain itu, rupiah juga menguat di tengah perhatian pasar terhadap perkembangan isukekhawatiran tentang independensi bank sentral AS, menyusul perselisihan Presiden Donald Trump dengan Ketua The Fed Jerome Powell.
Adapun sentimen terkaitkekhawatiran akan penutupan pemerintahan AS kembali muncul setelah anggota Senat dari partai Demokrat berjanji untuk memblokir RUU pendanaan besar.
Rupiah juga bertahan di zona hijau setelah pasar diramaikan dengan tekanan tarif perdagangan AS terhadap sejumlah negara di Eropa menyusul perselisihan terkait Greenland, juga kenaikan tarif perdaganganterhadap Kanada.
Penguatan rupiah juga seiring pengumuman Trump bahwa AS akan menaikkan tarif perdagangan terhadap barang-barang Korea Selatan menjadi 25%.

Sumber : investor.id

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest