Kenaikan harga emas tidak menunjukkan tanda-tanda mereda

avatar
· 阅读量 2,312

Donald Trump tidak khawatir bahwa dolar AS sedang merosot dan emas telah mencapai $5.300 per ons untuk pertama kalinya dalam sejarah. Perdagangan saat mata uang melemah sedang berlangsung penuh. Depresiasi mata uang global utama yang dipimpin oleh dolar AS, bersama dengan erosi keyakinan pada obligasi di tengah meningkatnya utang negara, memaksa para investor mencari alternatif — dan logam mulia tampak paling menarik.

Stimulus fiskal di AS dan Jepang dalam bentuk pemotongan pajak, ditambah dengan risiko bahwa Mahkamah Agung dapat memutuskan tarif AS tidak sah dan memicu pengembalian dana, secara tajam menimbulkan pertanyaan atas defisit anggaran yang melebar, utang publik, dan ketidakstabilan keuangan. Obligasi berhenti berfungsi sebagai aset safe haven. Uang mengalir ke emas. Kepemilikan ETF yang berfokus pada logam ini meningkat pesat.

Dinamika Kepemilikan ETF Emas

Kenaikan harga emas tidak menunjukkan tanda-tanda mereda

Selain investor ritel, bank sentral juga merupakan pembeli aktif. Tiongkok, Polandia, dan negara lainnya sedang membeli emas fisik sebagai bagian dari proses de-dolarisasi dan diversifikasi cadangan.

Indeks ketidakpastian kebijakan ekonomi AS telah mencapai rekor tertinggi, sementara volatilitas logam mulia berada pada puncaknya sejak pandemi. Faktor pertama mendorong perdagangan pelemahan mata uang, sedangkan faktor kedua mendorong aliran modal keluar dari pasar crypto. Bitcoin berada dalam posisi menguntungkan, karena para investor menilai kembali janji Trump untuk menjadikan Amerika sebagai pusat crypto. Sementara token sebelumnya dianggap netral secara politik, sekarang terkait dengan keputusan yang dibuat di Gedung Putih dan Kongres, termasuk undang-undang.

Permintaan emas meningkat pesat di tengah perubahan sistem perdagangan internasional. Ancaman AS terhadap mantan sekutunya memecah belah Barat dan mengalihkan perhatian ke Timur. Kanada sedang membuat kesepakatan perdagangan dengan Tiongkok meskipun ada ancaman Trump untuk memberlakukan bea 100% pada ekspor Kanada ke AS. Eropa sedang mengarahkan kembali rantai pasokan, menandatangani perjanjian dengan India.

Bagaimanapun, ketidakpastian kebijakan Gedung Putih tidak menggulingkan dolar AS maupun mencabut status cadangannya. Sebelumnya, Menteri Keuangan AS Scott Bessent berpendapat bahwa tidak ada hubungan antara harga dolar dan kebijakan "dolar kuat". Dia kemungkinan salah, sikap yang memicu minat pada pembelian XAU/USD.

Kenaikan harga emas tidak menunjukkan tanda-tanda mereda

Deutsche Bank percaya bahwa logam mulia ini dapat mencapai $6.000 per ons didorong oleh permintaan investasi yang kuat.

Secara teknis, pada grafik harian, harga emas menjauh dari support dinamis yang disediakan oleh moving average. Ini menandakan kekuatan bull dan memungkinkan penurunan harga digunakan untuk membangun posisi long baru menuju $5.400 dan $5.600 per ons setelah target level sebelumnya tercapai.

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest