Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (29/01), IHSG ditutup melemah -88,35 poin (-1,06%) ke level 8.232,20.
IHSG berhasil mengurangi penurunannya pada sesi dua, seiring adanya aksi beli pada saham-saham perbankan (BBCA, BBRI, BMRI) dan konglomerasi (BREN, CUAN, PTRO).
Di saat yang sama, sikap SRO & OJK yang cukup responsif terhadap permintaan MSCI ikut membawa angin segar.
OJK akan meningkatkan free float saham menjadi 15% untuk mengedepankan transparansi.
Dari eksternal, Federal Reserve mempertahankan suku bunga tetap seperti yang diperkirakan, dengan Ketua Jerome Powell memberi sinyal bahwa bank sentral kemungkinan akan tetap menahan diri untuk beberapa waktu.
Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup variatif, seperti DJIA (+0,11%), S&P 500 (-0,13%), & Nasdaq (-0,72%).
Penurunan dipicu oleh koreksi tajam di sektor teknologi, investor kembali mengevaluasi valuasi saham terkait kecerdasan buatan (AI), di tengah banyaknya rilis laporan keuangan perusahaan.
Microsoft anjlok 10% setelah memperingatkan perlambatan pertumbuhan bisnis cloud serta lonjakan pengeluaran besar untuk infrastruktur AI, yang menyebabkan tekanan berkelanjutan terhadap seluruh sektor teknologi dan berdampak signifikan pada indeks Nasdaq.
Di pasar komoditas, minyak menguat akibat ketegangan geopolitik, sementara emas kembali melemah dari level tertinggi terbarunya.
“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan ada ruang terjadinya teknikal rebound pasca penurunan yang signifikan dalam dua hari terakhir,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Jumat (30/1).

暂无评论,立马抢沙发