Mensegneg Ungkap Penyelesaian Negosiasi Tarif Impor AS Mundur dari Target

avatar
· 阅读量 163

Pasardana.id – Negosiasi tarif impor antara Pemerintah Indonesia dengan Amerika Serikat (AS) dilaporkan mengalami pengunduran jadwal penyelesaian, yakni dari akhir Januari menjadi pertengahan Februari 2026.

Hal tersebut diungkap Menteri Sekretaris Negara (Mensegneg), Prasetyo Hadi dalam keterangannya di Jakarta pada Rabu (28/1) yang mengatakan, bahwa dinamika terkait kebijkan tarif yang diinisiasi oleh Presiden AS Donald Trump tersebut masih terus berproses.

Meski ada perubahan waktu, ia menegaskan, bahwa sejauh ini komunikasi antar-negara masih berjalan positif tanpa hambatan yang berarti.

Prasetyo bilang, perkembangan terbaru mengenai lini masa negosiasi ini didasarkan pada laporan dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

"Mungkin pertengahan Februari. Kemarin update terakhir dari Pak Menko Ekonomi, mungkin di pekan kedua bulan Februari," tutur Mensesneg.

Menurut dia, pergeseran waktu ini murni disebabkan oleh kebutuhan teknis untuk menemukan titik temu yang lebih presisi antara kedua belah pihak.

Penyesuaian jadwal dianggap sebagai hal yang wajar dalam diplomasi perdagangan internasional guna memastikan kesepakatan yang diambil benar-benar matang.

Lebih lanjut Prasetyo Hadi menegaskan, bahwa mundurnya target tersebut bukan disebabkan oleh adanya masalah pada materi atau substansi negosiasi.

Ia meyakini, bahwa kepentingan Indonesia dalam sektor ekspor-impor ini akan tetap terjaga.

"Secara substansi insya allah enggak ada masalah," tegas Prasetyo.

Karena itu, ditambahkan Prasetyo, bahwa Presiden Prabowo hingga saat ini belum punya agenda untuk turun tangan secara langsung melalui kunjungan ke AS khusus untuk urusan tersebut, karena delegasi tingkat kementerian dinilai masih mampu menangani proses yang ada.

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest