Profil Mahendra Siregar, Bos OJK yang Mundur di Tengah IHSG Rontok

avatar
· 阅读量 2,223
Profil Mahendra Siregar, Bos OJK yang Mundur di Tengah IHSG Rontok
Mahendra Siregar mundur dari posisi Ketua Dewan Komisioner OJK. Foto: ADITYA PRADANA PUTRA/ADITYA PRADANA PUTRA
Jakarta

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan pengunduran diri Mahendra Siregar sebagai Ketua Dewan Komisioner. Selain Mahendra, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (PMDK) Inarno Djajadi juga mengundurkan diri.

Mahendra sendiri mengaku pengunduran diri ini sebagai bentuk tanggung jawab moral imbas anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) beberapa hari terakhir. Selain itu, langkah ini mendukung terciptanya langkah pemulihan yang diperlukan.

OJK pun menegaskan proses pengunduran diri tidak mempengaruhi pelaksanaan tugas, fungsi, dan kewenangan OJK dalam mengatur, mengawasi, serta menjaga stabilitas sektor jasa keuangan secara nasional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sehubungan dengan hal tersebut, pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Ketua Dewan Komisioner, PMDK dan DKTK untuk sementara waktu akan dijalankan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan tata kelola yang berlaku," jelas OJK dalam keterangan tertulis, Jumat (30/1/2026).

Baca juga: Ketua OJK Mahendra Siregar Mengundurkan Diri!

ADVERTISEMENT

Berikut profil Mahendra Siregar:

Mahendra tercatat memimpin OJK sejak tahun 2022. Dilansir dari situs OJK, Mahendra mengucapkan sumpah dan dilantik menjadi Ketua Dewan Komisioner OJK di Mahkamah Agung pada tanggal 20 Juli 2022.

Sebelum menjabat sebagai Ketua OJK, Mahendra tercatat pernah mengisi sejumlah posisi penting. Ia sebelumnya menjabat Wakil Menteri Luar Negeri sejak 25 Oktober 2019 sampai 19 Juli 2022.

Ia juga pernah menjabat sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat (2019), Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (2013-2014), Wakil Menteri Keuangan (2011-2013), dan Wakil Menteri Perdagangan (2009-2011). Selain pada institusi pemerintah, Mahendra juga pernah memegang berbagai jabatan komisaris di korporasi dan organisasi internasional.

Mahendra memperoleh gelar Master of Economics dari Monash University, Melbourne pada tahun 1991 dan Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia di tahun 1986.

(acd/acd)

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest