jpnn.com - JAKARTA - Pakar ekonomi dari Universitas Mulawarman (Unmul) Felisitas Defung mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati menyikapi lonjakan harga emas.
Defung juga mengimbau masyarakat tidak terjebak fenomena tak mau ketinggalan atau fear of missing out (FOMO).
Harga emas melonjak dipicu oleh kondisi geopolitik serta ekonomi global.
- Harga Emas Hari Ini 30 Januari Melonjak Lagi
"Bagi investor pemula, perlu berhati-hati jangan sampai hanya terpicu oleh harga yang sedang bagus karena investasi emas itu sifatnya jangka panjang dan bukan untuk sekadar mengejar keuntungan sesaat," kata Defung.
Per hari ini harga emas di pasaran terpantau cukup tinggi, seperti produk Galeri24 yang dibanderol Rp3,26 juta per gram serta produk UBS yang menyentuh angka Rp3,27 juta per gram.
Defung menilai minat generasi milenial hingga Gen Z terhadap emas meningkat drastis akibat bombardir informasi di media sosial yang terus-menerus menampilkan grafik kenaikan harga harian secara masif.
- Harga Emas Antam Hari Ini 30 Januari 2026: Turun!
"Kehadiran platform investasi digital memang mempermudah masyarakat untuk membeli emas mulai dari nominal kecil, misalnya Rp500 ribu, tanpa harus terpaku pada pembelian fisik seberat satu gram," katanya.
Dia meminta masyarakat waspada terhadap aplikasi investasi bodong dan wajib memastikan platform tersebut telah terdaftar resmi di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).


暂无评论,立马抢沙发