IDXChannel - Harga minyak anjlok pada Senin (2/2/2026), setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan Iran tengah serius berbicara dengan Washington.
Pernyataan tersebut memberi sinyal meredanya ketegangan dengan anggota OPEC itu, sementara penguatan dolar AS dan prakiraan cuaca yang lebih hangat turut menekan harga.
Isu MSCI Tekan IHSG, DBS Nilai Pasar Indonesia Tetap MenarikKontrak berjangka (futures) Brent jatuh 4,4 persen dan ditutup di USD66,30 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS merosot 4,7 persen ke USD62,14 per barel.
Iran dan AS dijadwalkan melanjutkan pembicaraan nuklir pada Jumat, demikian disampaikan pejabat dari kedua negara kepada Reuters.
Bank Indonesia Gabung Proyek Nexus, Jadi Solusi Pembayaran Efisien AntarnegaraPada Sabtu, Trump mengatakan kepada wartawan bahwa Iran sedang “serius berbicara”, beberapa jam setelah pejabat keamanan tertinggi Iran, Ali Larijani, menyatakan bahwa pengaturan untuk perundingan tengah berjalan.
作者:03/02/2026 07:35 WIB,文章来源Idxchannel,版权归原作者所有,如有侵权请联系本人删除。
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

暂无评论,立马抢沙发