Bank Mandiri menegaskan komitmennya dalam memberikan nilai tambah secara langsung kepada masyarakat melalui pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan secara konsisten, terarah, dan berkelanjutan sebagai bagian integral dari strategi perusahaan.
Sepanjang tahun 2025, Bank Mandiri merealisasikan lebih dari 1.174 penyaluran program TJSL yang menjangkau 12 wilayah kerja di seluruh Indonesia. Penyaluran tersebut mencerminkan skala dan konsistensi Bank Mandiri dalam menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai daerah.
Pelaksanaan TJSL Bank Mandiri dirancang untuk merespons tantangan pembangunan nasional yang semakin kompleks serta dinamika global yang menuntut peran aktif sektor keuangan dalam mendorong keberlanjutan. Bagi Bank Mandiri, TJSL tidak hanya menjadi kewajiban korporasi, tetapi fondasi dalam menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat, lingkungan, dan seluruh pemangku kepentingan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan mengatakan TJSL merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari peran perusahaan sebagai agen pembangunan. Program TJSL dijalankan dengan pendekatan sinergi yang terintegrasi antara kepentingan bisnis, kebutuhan masyarakat, dan agenda pembangunan nasional.
"Dengan pendekatan ini, program TJSL tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga memperkuat keberlanjutan perusahaan," ujar Riduan, dalam keterangan tertulis, Rabu (4/2/2026).
Dalam implementasinya, program TJSL Bank Mandiri dikelompokkan ke dalam empat pilar, yakni pilar sosial, pilar lingkungan, pilar ekonomi, serta pilar hukum dan tata kelola. Keempat pilar tersebut menjadi kerangka kerja agar pelaksanaan TJSL berjalan secara terarah dan akuntabel.
Pilar sosial menjadi fokus terbesar sepanjang 2025 dengan realisasi anggaran mencapai Rp142,5 miliar. Melalui pilar ini, Bank Mandiri menyalurkan lebih dari 371.000 paket bantuan sosial, pembangunan dan renovasi fasilitas pendidikan, pengadaan ambulans, bantuan tanggap darurat kebencanaan, serta program percepatan penurunan stunting sebagai bagian dari agenda prioritas nasional peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Sementara itu, pada pilar lingkungan, Bank Mandiri merealisasikan anggaran sebesar Rp79,2 miliar untuk mendukung pelestarian lingkungan dan penyediaan infrastruktur dasar. Program meliputi pembangunan dan perbaikan fasilitas umum, penyediaan sanitasi dan akses air bersih, penguatan fasilitas sosial dan keagamaan, serta pembangunan jalan umum dan saluran irigasi.
Upaya tersebut sejalan dengan komitmen Bank Mandiri dalam mendukung mitigasi perubahan iklim dan menjaga keberlanjutan sumber daya alam melalui penguatan infrastruktur dasar yang ramah lingkungan.
Melalui pilar ekonomi, Bank Mandiri mendorong pertumbuhan yang inklusif dengan realisasi anggaran mencapai Rp28 miliar. Program difokuskan pada penguatan UMKM, peningkatan literasi dan kapasitas usaha, penyelenggaraan ratusan pelatihan UMKM, dukungan mobilitas masyarakat, solusi ekonomi berbasis lingkungan, serta program rumah tidak layak huni.
"Melalui pilar ekonomi, kami berupaya memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi berjalan secara inklusif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. TJSL menjadi bagian dari upaya kami dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," ujarnya.
Adapun pilar hukum dan tata kelola dijalankan dengan realisasi anggaran sebesar Rp1,2 miliar. Pilar ini difokuskan pada penguatan transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan melalui pelaporan TJSL secara terbuka dalam sustainability report serta publikasi kegiatan yang akuntabel.
Capaian TJSL Bank Mandiri sepanjang 2025 turut tercermin dari berbagai penghargaan nasional yang diraih. Pengakuan tersebut menjadi bukti konsistensi dan kualitas pelaksanaan program, sekaligus menegaskan komitmen Bank Mandiri terhadap keberlanjutan.
Riduan menambahkan, keberhasilan pelaksanaan TJSL tidak terlepas dari kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, komunitas, hingga mitra strategis.
Bank Mandiri akan terus memperkuat strategi TJSL dengan mengedepankan inovasi, digitalisasi, serta pada penguatan dampak program. Seluruh inisiatif TJSL akan terus diselaraskan dengan agenda pembangunan nasional,termasuk penguatan Sumber Daya Manusia (SDM), ketahanan ekonomi dan pembangunan berwawasan lingkungan.
"Kami percaya bahwa keunggulan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui komitmen yang konsisten dan kolaborasi yang kuat. Bank Mandiri akan terus menjadikan TJSL sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk menciptakan nilai bersama bagi masyarakat dan pembangunan yang berkelanjutan," pungkas Riduan.
Bank Mandiri Raih Anugerah Pertumbuhan Ekonomi & Ekosistem Digital Detikcom Awards 2025
Bank Mandiri Raih Anugerah Pertumbuhan Ekonomi & Ekosistem Digital Detikcom Awards 2025
(ega/ega)
作者:Aan Abdau Rizal -,文章来源detik_id,版权归原作者所有,如有侵权请联系本人删除。
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

暂无评论,立马抢沙发