Anak Buahnya Kena OTT KPK, Purbaya: Jadi Shock Therapy

avatar
· 阅读量 548
Jakarta

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi shock therapy bagi jajaran Kementerian Keuangan.

Sebagai informasi, pada Rabu (4/2) kemarin KPK melakukan OTT di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, serta terhadap Bea Cukai di Lampung dan Jakarta.

"Kita juga lihat mungkin hari ini ada yang di-OTT di Banjarmasin dan Lampung, yang disergap oleh KPK. Ini mungkin jadi shock therapy bagi pegawai kami," ujar Purbaya dalam rapat dengan Komisi XI DPR RI, dikutip Kamis (4/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Purbaya Ungkap PNS Nakal Tak Bisa Dipecat Sembarangan

Purbaya menegaskan akan tetap memberikan pendampingan hukum kepada pegawai yang tersangkut kasus. Namun, pendampingan tersebut tidak disertai intervensi terhadap proses penegakan hukum.

ADVERTISEMENT

Ia juga memastikan tidak akan meminta Presiden Prabowo Subianto melakukan intervensi ke KPK atau Kejaksaan untuk menghentikan perkara. Ia menyinggung praktik ini pernah dilakukan di masa lalu.

"Saya akan mendampingi mereka terus secara hukum tapi tidak akan intervensi hukum dalam pengertian misalnya saya datang ke presiden minta KPK menghentikan kasus, atau Kejaksaan untuk menghentikan kasus seperti di masa lalu," imbuhnya.

Baca juga: Sesuai Prediksi Purbaya, Ekonomi RI 2025 di Bawah Target APBN

Menurutnya, proses hukum harus berjalan secara adil. Artinya, jika terbukti salah maka harus diproses sesuai aturan, dan jika tidak bersalah maka tidak boleh diperlakukan sewenang-wenang.

"Jadi, saya akan bantu, tapi saya akan biarkan proses hukum berjalan seadil-adilnya. Kalau salah ya salah, kalau nggak ya jangan di-abuse, tapi kita tidak akan melakukan intervensi hukum," tutupnya.

(ily/ara)

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest