Nasib Proyek DME Pengganti LPG: Ditinggal Investor, Batal Groundbreaking

avatar
· 阅读量 1,195
Nasib Proyek DME Pengganti LPG: Ditinggal Investor, Batal Groundbreaking
Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Dony Oskaria.Foto: Aulia Damayanti/detikcom
Jakarta

Proyek 'sulap' batu bara menjadi dimethyl ether (DME) sebagai pengganti Liquified Petroleum Gas (LPG) batal groundbreaking. Kenapa?

Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria menjelaskan DME pengganti LPG masuk dalam daftar proyek hilirisasi. Namun, saat ini pemerintah masih melakukan kajian mendalam, terutama terkait teknologi yang akan digunakan.

Dony mengatakan Danantara tidak ingin hanya melakukan seremonial groundbreaking saja, namun dalam pelaksanaannya ke depan malah tak berjalan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di sisi lain proyek DME ini sempat mandek pengembangannya karena ditinggal investor asal Amerika Serikat, yaitu Air Product.

"Berkaitan dengan DME, betul tadi kita tentu sesuai dengan arah Pak Rosan, kita akan melakukan kajian yang sangat detail, kita sedang menentukan teknologi yang akan kita pakai, tentunya teknologi yang kita pakai akan menentukan outputnya juga kompetitif. Kita tidak mau nanti output gasnya itu tidak kompetitif yang akhirnya tidak diserapi oleh pasar," ujar Dony di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

ADVERTISEMENT
Baca juga: BUMN Wajib Beli Produk PAL & INKA demi Tekan Impor

Dony memastikan proyek DME tetap berjalan dalam waktu dekat. Nantinya proyek ini akan dijalankan oleh PT Bukit Asam Tbk. (PTBA).

"InsyaAllah mudah-mudahan yang DME akan segera kita announce dalam 1-2 bulan ini, mungkin 1 bulan ya, 1 bulan ini akan kita announce mengenai groundbreaking untuk DME di Bukit Asam," kata Dony.

(hrp/hns)

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest