Presiden Prabowo Subianto disebut marah besar menyusul peringatan MSCI terkait transparansi di pasar modal yang menyebabkan rontoknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) beberapa waktu lalu. Pada periode tersebut, otoritas pasar modal bahkan sempat menghentikan sementara perdagangan atau trading halt setelah indeks melemah lebih dari 8%.
Pada periode tersebut, banyak investor ritel yang menelan kerugian. Lebih dari itu, murka Prabowo juga terjadi lantaran kehormatan negara turut dipertaruhkan imbas peringatan transparansi MSCI.
"Dia sangat marah dengan apa yang terjadi minggu lalu, terutama karena kehormatan negara kita yang dipertaruhkan. Kehormatan negara kita dipertaruhkan. Dan investor ritel, banyak yang rugi, kan? Banyak yang rugi. Jadi ini sangat penting," ungkap Utusan Khusus Presiden untuk Energi dan Lingkungan Hidup, Hashim Djojohadikusumo, dalam acara ASEAN Climate Forum di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (11/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Purbaya: Jangan Banyak Protes MBG, Ini Program Diperlukan Masyarakat! |
Ke depan, Hashim menyebut pemerintah akan memperketat pengawasan di pasar modal. Ia bahkan mewanti-wanti langsung Pejabat sementara (Pjs) Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, dan Pjs Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi.
Ia menjelaskan, pemerintah berupaya memperketat pengawasan untuk menjaga kredibilitas dan kehormatan negara. Hal ini juga disebut menjadi perhatian besar Presiden Prabowo Subianto.
"Pemerintah Indonesia bertekad untuk menjaga kredibilitas dan kehormatan Republik Indonesia. Bagi Pak Prabowo, kehormatan Republik Indonesia sangat penting. Jadi, beliau akan mengawasinya dengan sangat ketat," tegasnya.
Sebagai informasi, peringatan MSCI memicu anjloknya IHSG pada dua hari perdagangan. Indeks saham sempat melemah hingga 7,35% ke level 8.320,55 pada perdagangan Rabu (28/1). Pada hari yang sama, IHSG bahkan sempat trading halt atau penghentian sementara perdagangan saham di sesi II perdagangan.
Langkah trading halt juga diambil BEI setelah IHSG melemah 8% pada sesi I perdagangan Kamis (29/1) kemarin. Meski terjadi trading halt, IHSG kembali menguat di penutupan perdagangan meski masih terkoreksi 1,06% ke level 8.232,20.
Lihat juga Video: Dihantam MSCI Pasar Modal Indonesia Masih Terjaga Karena Peran Pasar Domestik
[Gambas:Video 20detik]
作者:Andi Hidayat -,文章来源detik_id,版权归原作者所有,如有侵权请联系本人删除。
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

暂无评论,立马抢沙发