Pemerintah bakal melarang ekspor timah. Menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia kebijakan tersebut merupakan kelanjutan dari pelarangan ekspor bauksit tahun lalu.
"Tahun lalu kita melarang ekspor bauksit dan tahun ke depan kita akan mengkaji untuk beberapa komoditas lain, termasuk timah, nggak boleh lagi kita ekspor barang mentah," ujar Bahlil dalam acara Indonesia Economic Outlook 2025 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026).
Ketimbang ekspor bahan mentah, Bahlil meminta pengusaha membangun fasilitas hilirisasi di dalam negeri. Tujuannya agar nilai tambah mineral bisa dinikmati masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Silakan teman-teman membangun investasi hilirisasi di dalam negeri, sudah cukup negara kita ini dijajah oleh Belanda 3,5 abad, itu hanya untuk mengambil rempah-rempah dan bahan baku kita. Jangan kita sudah merdeka masih pula kita kirim barang mentah," tegas Bahlil.
Baca juga: Prabowo: Ada Oknum TNI-Polri Terlibat Penyelundupan Timah |
Menurut Bahlil, Indonesia tidak boleh lagi mengulangi kesalahan masa lalu dengan terus mengekspor bahan mentah tanpa proses pengolahan.
"Saya mohon maaf menceritakan ini bagian dari sejarah. Kan ajaran Bapak Presiden Prabowo harus kita juga mengakui kekurangan kita tapi juga harus kita mengakui kelemahan kita. Jangan kita masuk dalam lubang yang sama dari sebuah kesalahan masa lampau," terang Bahlil.
(hrp/hns)作者:Heri Purnomo -,文章来源republika_id,版权归原作者所有,如有侵权请联系本人删除。
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

暂无评论,立马抢沙发