Asosiasi Minta Revisi UU Ketenagakerjaan Pertimbangkan Praktik di Lapangan

avatar
· 阅读量 1,855
Asosiasi Minta Revisi UU Ketenagakerjaan Pertimbangkan Praktik di Lapangan
Foto: Dok. Asosiasi Bisnis Alih Daya Indonesia
Jakarta

Secara ekonomi, sektor outsourcing khususnya pada kategori HR Outsourcing (KBLI 78300) - mencatat lebih dari 2,27 juta pekerja dengan estimasi nilai upah mencapai Rp105,5 triliun per tahun. Secara keseluruhan, kontribusinya diperkirakan berada pada kisaran 1,6-1,65 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

Dengan pertumbuhan industri business process outsourcing (BPO) yang konsisten dalam beberapa tahun terakhir, sektor ini dinilai memiliki daya ungkit terhadap penyerapan tenaga kerja dan aktivitas ekonomi berbasis jasa.

Dalam konteks tersebut, Asosiasi Bisnis Alih Daya Indonesia (ABADI) menghadiri RDPU bersama Komisi IX DPR RI untuk menyampaikan pandangan industri terhadap arah penyempurnaan regulasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketua Umum ABADI Mira Sonia menekankan bahwa penyusunan kebijakan perlu mempertimbangkan praktik di lapangan secara menyeluruh.

"Kami berharap kebijakan yang dibahas Komisi IX benar-benar berbasis data dan melihat secara objektif bahwa di lapangan juga terdapat praktik-praktik positif industri alih daya, tidak hanya aduan yang bersifat negatif. Dukungan terhadap narasi yang proporsional ini penting agar kebijakan yang dihasilkan adil dan tepat sasaran," ujar dia dalam keterangannya, ditulis Minggu (16/2/2025).

ADVERTISEMENT
Baca juga: Separuh Pegawai di RI Bekerja Tak Sesuai Kemampuan

Dalam forum tersebut, sejumlah anggota Komisi IX dari berbagai fraksi turut menyampaikan pandangan terkait perlindungan pekerja, mekanisme pengawasan, serta kepastian tanggung jawab hukum dalam praktik alih daya.

ABADI juga menilai bahwa penguatan pengawasan dan integrasi data menjadi faktor penting dalam memastikan kepatuhan industri, sehingga regulasi tidak bersifat generalisasi dan tetap menjaga keseimbangan antara perlindungan pekerja dan kepastian usaha.

Ke depan, pembahasan revisi regulasi diharapkan mampu memperkuat tata kelola industri sekaligus menjaga kontribusinya terhadap dinamika ekonomi nasional.

(kil/kil)

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest