Dua Raksasa Ritel Arab BinDawood dan Lulu Bakal Serap Beras RI

avatar
· 阅读量 1,189
Dua Raksasa Ritel Arab BinDawood dan Lulu Bakal Serap Beras RI
Ilustrasi.Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Jakarta

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan peluang ekspor beras Indonesia ke Arab Saudi sangat besar. Apalagi, dua perusahaan jaringan supermarket di Arab Saudi mau menyerap beras Indonesia.

Hal ini didapati usai pihak Bulog melakukan survei ke Arab Saudi beberapa waktu lalu untuk keperluan ekspor beras haji.

"Untuk ritel modern yang sudah konfirmasi adalah dari BinDawood dan Lulu. Di sini kalau ini ada supermarket kayak Alfamart dengan Indomaret nya lah. Ini sudah konfirmasi dan akan menyerap beras kita dalam waktu dekat setelah kegiatan musim haji," ujarnya saat ditemui di Graha Mandiri, Jakarta, Senin (23/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rizal mengatakan alasan pengusaha Arab Saudi minat untuk menyerap beras Indonesia karena karena banyaknya warga negara Indonesia yang tinggal di sana serta jumlah jemaah umrah asal Indonesia juga sangat besar.

Menurut Rizal estimasi jemaah umrah Indonesia mencapai hampir 2 juta orang per tahun.

ADVERTISEMENT

"Banyak pengusaha-pengusaha sana yang tertarik untuk setelah nanti ada ekspor beras haji akan dilanjutkan dengan ekspor beras umroh dan untuk masyarakat yang ada di Arab Saudi," jelas Rizal.

Baca juga: 2.280 Ton Beras RI Bakal Dikirim ke Arab Saudi

Rizal menambahkan, untuk tahun ini, Indonesia bakal mengeskpor 2.280 ton beras ke Arab Saudi. Ekspor beras ini dikhususkan untuk masyarakat Indonesia yang berada di tanah suci. Misalnya para jemaah haji maupun para petugas.

"Yang 28 Februari dan tanggal 4 Maret ini khusus untuk jemah haji. Nah yang tanggal 28 kita prioritaskan untuk yang para petugas-petugas haji hidup, karena petugas haji datang mendahului di sana," ujarnya

Beras yang diekspor ini merupakan beras premium sesuai permintaan pemerintah maupun importir dari Arab Saudi. Langkah ini pun menjadi penting bagi Indonesia, karena selama ini jemaah haji di Arab Saudi mengkonsumsi beras dari Thailand dan Vietnam.

"Kenapa selama ini harus makan dengan beras-beras dari luar Indonesia yaitu Vietnam dan Thailand. Oleh karena itu di tahun 2026 ini Indonesia juga saat ini sudah swasembada pada pangan, ditambah lagi juga Indonesia ke depan juga menjadi lumbung pangan dunia dan kita buktikan kita sudah bisa ekspor untuk ke Saudi Arabia," jelas Rizal.

(hrp/hns)

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest