IHSG Bergerak Fluktuatif Pagi Ini, Dibayangi Isu Tarif dan Kebijakan Ritel Domestik

avatar
· 阅读量 697
  • IHSG sempat menguat lalu melemah tipis di awal perdagangan, dengan nilai transaksi Rp1,31 triliun.
  • Sentimen global positif dari Wall Street dan laporan keuangan sektor teknologi, namun isu tarif AS berpotensi menekan ekspor Indonesia.
  • Domestik tertekan kebijakan ritel, pemerintah batasi izin minimarket baru; IPOT rekomendasikan
    MAPI
    ,
    BRIS
    ,
    AUTO
    sebagai stock picks hari ini

Ipotnews - Hari ini, Kamis (26/2), IHSG dibuka menguat 29 poin ke level 8.351, melanjutkan kenaikan 0,50 persen di penutupan perdagangan kemarin di level 8.322.
Kemudian pada pukul 09.05 WIB, indeks berbelok arah ke zona merah dengan melemah tipis 0,05 persen atau 4 poin ke level 8.317. Indeks sempat menyentuh level tertinggi 8.358 di zona hijau dan terendah di level 8.314 di zona merah.
Sebanyak 235 emiten yang bergerak menguat, 229 emiten melemah dan 494 emiten stabil. Frekuensi transaksi mencapai 187 ribu kali dengan nilai Rp1,31 triliun serta market kapital perdagangan mencapai Rp14,90 triliun.
Tujuh sektor melemah dan empat sektor lainnya menguat. Sektor yang menguat yaitu sektor industri 0,11 persen menjadi 2.048, keuangan 0,65 persen ke level 1.510, properti 0,44 persen menjadi 1.102, dan sektor teknologi 0,49 persen menjadi 8.701.
Kemudian untuk sektor yang terkoreksi yaitu infrastruktur -0,38 persen menjadi 2.311, konsumer non primer -0,10 persen menjadi 793, konsumer primer -0,16 persen menjadi 1.220, sektor bahan baku -0,21 persen ke level 2.457.
Lalu, sektor transportasi -1,38 persen menjadi 2.191, sektor energi -0,03 persen menjadi 4.259 dan kesehatan -0,99 persen menjadi 1.970.
Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas ( IPOT ), David Kurniawan menjelaskan bahwa kondisi pasar global menunjukkan sentimen positif setelah seluruh indeks Wall Street ditutup menguat. Laporan keuangan sektor teknologi, termasuk Nvidia, melampaui ekspektasi dan mendorong antusiasme investor terhadap saham berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/ AI) dan sektor teknologi. Optimisme ini menjadi katalis bagi pergerakan sektor teknologi yang sebelumnya diperkirakan menjadi faktor penekan.
Di sisi kebijakan, isu tarif Amerika Serikat kembali mencuat. Donald Trump mengajukan banding atas keputusan Mahkamah Agung terkait tarif impor yang diputuskan sebesar 10 persen namun kemudian Trump berencana mengajukan kenaikan ke level 15 persen. Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak, dengan kemungkinan penyesuaian tarif dari level 19 persen ke 15 persen. Perkembangan ini berpotensi memengaruhi arah perdagangan dan ekspor domestik.
Sementara itu, dari dalam negeri, pemerintah dikabarkan akan membatasi izin pendirian minimarket baru. Kebijakan ini dinilai dapat menekan emiten ritel modern, seiring dengan penguatan koperasi desa Merah Putih sebagai alternatif distribusi.
"Kalau sebelumnya ritel modern itu ada dimana - mana kemungkinan kedepan akan terbatas, mungkin kebijakan itu akan merugikan emiten yang bergerak di bidang minimarket akibat adanya Koperasi Desa Merah Putih," kata David dalam Morning Update via Live IG.
Adapun tiga saham pilihan IPOT untuk perdagangan hari ini adalah:
MAPI
: Entry 1.320, target 1.420, stop loss 1.285 (Buy) - didukung tren konsumsi saat Ramadan dan Lebaran.
BRIS
: Entry 2.390, target 2.600, stop loss 2.310 (Buy) - saham perbankan berpotensi reversal menuju uptrend.
AUTO
: Entry 2.850, target 3.050, stop loss 2.760 (Buy on breakout) - berpotensi breakout dari area resisten jangka pendek.(Marjudin/AI)

Sumber : Admin

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest