Mendag Ungkap Nasib Alfamart-Indomaret di Desa

avatar
· 阅读量 1,031
Mendag Ungkap Nasib Alfamart-Indomaret di Desa
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso/Foto: Retno Ayuningrum/detikcom
Jakarta

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso memastikan keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukan ancaman bagi ritel modern, seperti Alfamart dan Indomaret. Hal ini ditegaskan Budi usai bertemu dengan Menteri Desa, Pembangunan, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDT) Yandri Santoso soal wacana pengaturan ekspansi ritel modern.

Budi mengatakan keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdeskel Merah Putih) dibangun untuk memberdayakan ekonomi desa. Keberadaan Kopdeskel Merah Putih di desa, lanjut Budi, agar mendekatkan distribusi barang ke masyarakat.

"Sudah kemarin (bertemu). Jadi, koperasi desa atau koperasi desa yang sudah ada di daerah-daerah itu sebenarnya ingin lebih dekat distribusinya kepada para konsumen yang ada di desa," ujar Budi di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (26/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Alasan Mendes Minta Setop Izin Baru Alfamart-Indomaret di Desa

Menurut Budi, hal ini menjadi kesempatan yang bagus untuk bersinergi dengan ritel modern di desa. Pasalnya, ritel modern bisa menyalurkan produknya juga melalui Kopdeskel Merah Putih.

ADVERTISEMENT

"Nah, ini sebenarnya kesempatan bagus untuk saling kolaborasi dengan minimarket dengan distributor untuk menyalurkan produknya melalui koperasi desa," tambah Budi.

Menurut Budi, praktik serupa juga pernah dilakukan antara ritel modern dengan toko kelontong. Ia menerangkan Kopdeskel Merah Putih ini menjadi praktik kolaborasi antara swasta dengan pemerintah.

"Toko kelontong itu kan banyak disuplai dari ritel modern dari para distributor. Koperasi Desa Merah Putih itu sebenarnya mempunyai kelebihan yang sangat bagus yang pertama dia bisa berfungsi sebagai minimarket dengan variasi produk yang lebih banyak," imbuh Budi.

Sebelumnya, Budi mengaku akan menemui Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto. Dalam pertemuan tersebut, ia hendak mengklarifikasi maksud dari tujuan pembatasan ekspansi ritel modern.

"Saya rencananya ketemu Pak Mendes. Saya belum tahu maksudnya seperti apa (pembatasan ekspansi). Saya dengan Pak Mendes tadi memang mau janjian, ada acara lain. Sekalian saya mau nanya itu, seperti apa maksudnya?" ujar Budi saat ditemui wartawan di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (24/2/2026).

(rea/ara)

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest