Jubir Kemenko Perekonomian Tegaskan Importasi Pangan AS Garapan Swasta Tanpa Gunakan APBN

avatar
· 阅读量 952

Pasardana.id - Pemerintah memastikan, impor produk pertanian sebesar Rp 4,5 miliar dollar Amerika Serikat (AS) atau Rp 75,6 triliun tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto dalam keterangan resminya, Minggu (1/3), menekankan bahwa, importasi itu merupakan garapan dari pihak swasta yang tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Pemerintah menegaskan bahwa komitmen fasilitasi impor produk pertanian senilai USD 4,5 miliar dalam kerangka Agreement on Reciprocal Trade (ART) Indonesia–AS merupakan dukungan kebijakan untuk memperlancar kerja sama bisnis-ke-bisnis (B2B) antara pelaku usaha Indonesia dan Amerika Serikat, bukan pembelian yang dibiayai oleh APBN,” ujar Haryo.

Perjanjian impor ini menjadi sorotan karena pemerintah berulang kali menggembar-gemborkan swasembada pangan.

Haryo menyebut, impor produk pertanian dari AS menjadi bagian strategi RI untuk menjaga hubungan dagang.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan (Kemendag), AS menjadi negara tujuan ekspor terbesar kedua bagi Indonesia.

“Untuk itu menjaga akses pasar Amerika Serikat melalui pendekatan perdagangan yang seimbang merupakan langkah rasional untuk melindungi daya saing produk nasional,” kata Haryo.

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest