Ibu kota Irak, Baghdad, dan beberapa wilayah tengah serta selatan mengalami pemadaman listrik total hingga gelap gulita. Kondisi itu disebabkan oleh adanya kerusakan teknis.
Juru bicara Kementerian Energi Iran mengatakan pemadaman listrik tersebut akibat penurunan mendadak pasokan gas ke pembangkit listrik tenaga gas Rumaila di provinsi Basra.
"Penurunan tersebut menyebabkan hilangnya daya listrik secara cepat sebesar 1.900 megawatt," kata juru bicara tersebut dikutip dari Reuters, Kamis (5/3/2026),
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini pekerjaan perbaikan sedang dilakukan untuk memulihkan daya listrik secara bertahap. Seorang sumber senior yang mengetahui operasi listrik mengatakan pasokan listrik akan kembali normal dalam beberapa jam.
Baca juga: Pasokan Migas Deretan Negara Ini Terancam Mandek Imbas Perang Timur Tengah |
Selama bertahun-tahun banyak warga Irak bergantung pada generator pribadi untuk memenuhi kebutuhan listrik mereka karena ketersediaan pasokan listrik pemerintah tidak teratur. Sebagian lainnya beralih ke tenaga surya untuk membantu memenuhi kebutuhan listrik mereka.
Pemadaman listrik mendadak juga pernah terjadi pada pembangkit listrik Hamidiya di provinsi Anbar bagian barat pada Agustus 2025. Hal itu menyebabkan kerusakan pada jaringan transmisi listrik.
Sebagai anggota Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan salah satu produsen minyak terkemuka di dunia, Irak telah berjuang untuk menyediakan energi bagi warganya sejak invasi yang dipimpin AS pada 2003 menggulingkan Saddam Hussein.
Dalam kekacauan yang terjadi, kurangnya investasi dan salah urus telah menyebabkan jaringan listrik nasional tidak mampu memenuhi permintaan.
(aid/fdl)作者:Anisa Indraini -,文章来源republika_id,版权归原作者所有,如有侵权请联系本人删除。
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

暂无评论,立马抢沙发