IDXChannel - Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street, berhasil pulih dari aksi jual tajam dan ditutup lebih tinggi pada perdagangan Senin (9/3/2026) waktu setempat. Indeks tercatat rebound di jam-jam terakhir setelah Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan perang AS-Israel di Iran mungkin akan segera berakhir.
Dilansir dari Reuters, Selasa (10/3/2026), Dow Jones Industrial Average ditutup naik 239,25 poin atau 0,50 persen menjadi 47.740,80, S&P 500 menguat 55,97 poin atau 0,83 persen menjadi 6.795,99, dan Nasdaq Composite menanjak 308,27 poin atau 1,38 persen menjadi 22.695,95.
Wall Street Dibuka Turun Lebih dari 1 Persen, Tertekan Data Tenaga Kerja dan Konflik IranPada awal sesi, harga minyak mencapai level tertinggi sejak pertengahan 2022 karena pasokan yang terbatas akibat gangguan pengiriman saat perang di Iran memasuki hari kesepuluh. Kenaikan harga energi dapat memicu lonjakan inflasi yang lebih luas pada saat banyak konsumen AS kesulitan memenuhi kebutuhan mereka.
Namun, harga minyak mentah turun setelah sumber-sumber mengatakan pemerintahan Trump sedang mempertimbangkan untuk melonggarkan sanksi minyak terhadap Rusia.
Wall Street Catatkan Pekan Terburuk Sejak Oktober Imbas Konflik AS-Israel dan Iran作者:10/03/2026 06:03 WIB,文章来源Idxchannel,版权归原作者所有,如有侵权请联系本人删除。
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

暂无评论,立马抢沙发