Harga Minyak Tidak Akan Turun Lebih Jauh

avatar
· 阅读量 1,890

Pasar minyak tetap sangat sensitif terhadap berbagai berita, dengan risiko geopolitik dan tindakan pemerintah sangat memengaruhi pembentukan harga. Pada Selasa lalu, harga minyak turun, dengan harga per barel jatuh di bawah level psikologis penting yaitu $90. Penurunan ini sebagian besar dipicu oleh laporan mengenai kemungkinan pelepasan cadangan minyak strategis. Inisiatif yang bertujuan untuk menghaluskan lonjakan tajam harga energi tersebut memberikan efek menenangkan bagi pelaku pasar yang telah lelah oleh volatilitas belakangan ini.

Harga Minyak Tidak Akan Turun Lebih Jauh

International Energy Agency (IEA) mengusulkan untuk melepaskan lebih dari 182 juta barel yang telah terakumulasi sejak tahun 2022.

Namun, penurunan harga tersebut ternyata tidak bertahan lama. Situasi berubah drastis tadi malam ketika muncul informasi mengenai potensi aksi dari Iran. Pernyataan tentang kemungkinan pemasangan ranjau di Selat Hormuz, jalur pelayaran penting untuk transportasi minyak, seketika kembali menghadirkan ketidakpastian di pasar dan meningkatkan ketegangan geopolitik. Perlu diingat bahwa Selat Hormuz bukan sekadar jalur air; ini adalah nadi pasar energi global, dan setiap laporan mengenai pemblokiran atau ancaman keamanan di area tersebut secara otomatis mendorong kenaikan harga minyak karena kekhawatiran akan gangguan pasokan.

Kejadian ini dengan jelas menggambarkan rapuhnya keseimbangan tempat pasar energi modern beroperasi. Di satu sisi, ada upaya menstabilkan harga melalui langkah-langkah pasar atau administratif, seperti pelepasan minyak dari cadangan. Tindakan seperti ini bertujuan untuk memenuhi permintaan yang meningkat dan mencegah inflasi. Di sisi lain, selalu ada faktor geopolitik yang tak terduga yang sewaktu-waktu dapat menggagalkan seluruh upaya stabilisasi.

Namun, perlu dipahami bahwa katalis utama lonjakan tajam harga energi adalah serangan yang dilakukan AS dan Israel terhadap Iran. Jika volume transportasi melalui Selat Hormuz tidak segera kembali ke level sebelum perang dalam waktu dekat, harga energi akan tetap tinggi dan bahkan dapat naik kembali. Upaya menstabilkan harga dengan melepaskan cadangan strategis mungkin hanya memberikan efek sementara jika akar penyebab fluktuasi harga—ketidakstabilan geopolitik dan gangguan pasokan—tidak diatasi.

Harga Minyak Tidak Akan Turun Lebih Jauh

Untuk kondisi teknikal minyak saat ini, pihak pembeli perlu menembus level resistance terdekat di $86,67. Hal ini akan membuka peluang bagi mereka untuk menargetkan $92,54, yang di atas level tersebut akan cukup sulit untuk ditembus. Target terjauh berada di area $100,40. Jika terjadi penurunan harga minyak, pihak penjual akan berupaya menguasai level $81,38. Jika mereka berhasil dan level ini ditembus, hal tersebut akan menjadi pukulan serius bagi posisi bullish, mendorong harga minyak turun ke minimum $74,85 dengan potensi berlanjut hingga $67,77.

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest