Bea Keluar Batu Bara Belum Diberlakukan, Purbaya: Masih Ada yang Protes

avatar
· 阅读量 406
Bea Keluar Batu Bara Belum Diberlakukan, Purbaya: Masih Ada yang Protes
Foto: Muhammad Firman Maulana
Jakarta

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan alasan belum menetapkan kebijakan pengenaan tarif bea keluar terhadap komoditas batu bara. Padahal Bendahara Negara itu sebelumnya menjanjikan beleid akan terbit dan dijalankan mulai Januari 2026.

Purbaya mengatakan alasan kebijakan bea keluar batu bara belum diberlakukan karena masih ada pihak yang protes. Ia menjanjikan akan membereskan permasalahan tersebut agar bisa segera dijalankan.

"Masiih ada yang protes, itu saja. Nanti kita beresin," kata Purbaya kepada wartawan di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu mengatakan pihaknya masih melakukan finalisasi terhadap aturan bea keluar batu bara.

"Kami sedang finalkan, akan segera diumumkan. Kami harapkan akan ada kontribusi untuk penerimaan negara," ucap Febrio, Rabu (11/3/2026).

ADVERTISEMENT

Febrio menyebut tren kenaikan harga batu bara di pasar global turut menjadi perhatian pemerintah. Dia mengakui pemerintah juga ingin memanfaatkan momentum kenaikan harga tersebut untuk mendorong penerimaan negara.

Pada akhir 2025, Purbaya telah membocorkan bahwa tarif pengenaan bea keluar batu bara akan dikenakan sesuai dengan harga batu bara yang berlaku. Tarif untuk bea keluar itu disebut akan berada pada kisaran 5%, 8%, hingga 11%.

"Kalau nggak salah sih diusulkan tergantung harga batu baranya ya. Ada 5%, ada 8%, ada 11% tergantung level harga batu baranya," imbuhnya.

(aid/fdl)

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest