Bahlil ke Bos Inpex soal Proyek Masela Rp 339 T: Jangan Ulur-ulur Lagi!

avatar
· 阅读量 50
Bahlil ke Bos Inpex soal Proyek Masela Rp 339 T: Jangan Ulur-ulur Lagi!
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.Foto: Herdi Alif Al Hikam/detikcom
Jakarta

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meminta agar Proyek Abadi Masela segera masuk tahap keputusan investasi akhir dan tidak lagi berlarut-larut. Hal itu disampaikan Bahlil dalam pertemuan dengan pimpinan perusahaan energi Jepang INPEX di Tokyo.

Pertemuan Bahlil dengan CEO INPEX Corporation Takayuki Ueda, Minggu (15/3) waktu setempat, menjadi momentum penting untuk mendorong percepatan proyek yang nilainya mencapai US$ 20 miliar atau sekitar Rp 339 triliun (kurs Rp 16.900). Bagi pemerintah, proyek Masela memiliki nilai penggerak ekonomi baru bagi Indonesia Timur sekaligus sumber pasokan gas besar untuk industri nasional di masa depan.

Bahlil bahkan mengapresiasi kemajuan pembangunan proyek ini, yang telah mencapai sekitar 25%. Melihat kemajuan yang signifikan ini, Bahlil menegaskan keinginannya untuk Proyek Abadi Masela supaya dapat memajukan Front End Engineering and Design (FEED) pada kuartal kedua 2026 atau selambatnya di kuartal ketiga tahun ini, supaya secara paralel dapat melakukan tender Engineering Procurement Construction (EPC).

"Karena kami berkeinginan ini bisa cepat supaya jangan ulur-ulur lagi. Ini 27 tahun, masa kita mau tunggu sampai usia saya 60 tahun baru jadi kan. Apalagi itu kampung ibu saya. Jadi saya pikir bisa tahun ini kita semua tender EPC," ujar Bahlil dalam keterangannya.

Untuk mencapai target FEED tersebut, Bahlil menawarkan kepada INPEX supaya produksi Lapangan Abadi Masela yang mencapai 9 Million Tonnes Per Annum (MTPA), apabila belum ada pembeli serius hingga akhir April 2026, agar dibeli oleh Danantara, termasuk pasokan untuk program hilirisasi.

Baca juga: Purbaya Turun Gunung Percepat Blok Gas Abadi Masela

"Supaya ada kepastian buyer. Saya menghargai buyer luar negeri,tapi pada saatnya sekarang negara Indonesia harus hadir, untuk bersama-sama dengan INPEX dalam rangka memastikan operasi. Jadi kami saja yang membeli," ujar Bahlil.

Menanggapi Menteri ESDM, CEO INPEX Corporation Takayuki Ueda juga menyampaikan komitmennya untuk segera menyelesaikan Proyek Abadi Masela.

"Terima kasih banyak, Pak Menteri, untuk kemurahan hati dan komitmennya untuk mendukung proyek ini.Karena ini bukan hanya isu buat saya pribadi, tapi kami segera jajaran INPEX memiliki komitmen juga untuk mempercepat realisasi Abadi ini, termasuk ini saya sudah 12 tahun mengerjakan Abadi.Bukan hanya Pak Menteri, tetapi juga kami memiliki komitmen yang sama untuk segera mengerjakan Abadi. Dan setelah berdiskusi dengan Pak Menteri, kami semakin semangat lagi untuk mempercepat penyelesaian proyek Abadi ini," ujar Ueda.

Adapun dari sisi administratif, kemajuan proyek ini semakin solid dengan tuntasnya sejumlah perizinan krusial di awal tahun 2026. Persetujuan Lingkungan dengan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) telah diterbitkan pada 13 Februari 2026, menyusul persetujuan pelepasan kawasan hutan dari Kementerian Kehutanan pada Januari 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dukungan penuh dari kementerian terkait menunjukkan sinergi kuat pemerintah dalam mengawal investasi jumbo ini agar tetap pada jalurnya. Menutup agenda pertemuan di Jepang, Menteri ESDM kembali mengingatkan INPEX untuk konsisten dalam memenuhi target milestone yang telah disepakati.

(acd/acd)

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest