Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melonjak 62,61 poin, atau sekitar 1,14 persen, pada Senin (16/3/2026), menjadi 5.549,85.
Seperti dilansir Yonhap News, indeks Kospi melonjak dipicu penguatan saham sektor teknologi meski berlanjutnya konflik di Timur Tengah membuat harga minyak dunia meningkat.
Harga minyak dunia terus berfluktuasi seiring tekanan yang diberikan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap negara-negara di dunia untuk membantu membuka kembali Selat Hormuz dari blokade Iran.
Harga minyak mentah Brent mencapai US$105 per barel, sedangkan harga minyak West Texas Intermediate mencapai US$99 per barel.
Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,33 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 33,7 poin, atau sekitar 0,39 persen, menjadi 8.583,4. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Vietnam, Indonesia, dan Filipina melemah, sedangkan Bursa Singapura, Thailand, dan Malaysia menguat.
Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 10,66 poin, atau sekitar 0,26 persen, menjadi 4.084,79.

暂无评论,立马抢沙发