Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan kondisi sistem kelistrikan nasional, khususnya di wilayah Jawa-Bali, berada aman. Cadangan daya memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026.
Hal ini diungkapkan oleh Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot meninjau langsung kesiapan operasional PLTA Saguling di Kabupaten Bandung Barat, Senin (16/3/2026).
Yuliot bilang pada periode siaga Ramadhan dan Idul Fitri, proyeksi menunjukkan beban puncak (BP) sebesar 47.198 MW, sementara daya mampu pasok (DMP) mencapai 51.608 MW atau tersisa cadangan total 4.410 MW.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan ketersediaan pasokan dan kebutuhan yang masih tersisa cadangan 9,3% atau 4.401 MW maka dapat dipastikan cadangan itu masih cukup handal," ujar Yuliot dalam keterangan tertulisnya.
Menurut Yuliot, PLTA Saguling sudah dipersiapkan jauh hari sehingga tidak diperlukan lagi perawatan besar menjelang libur lebaran.
"Kalau kita lihat dari kesiapan potensi gangguan ke depan itu justru ini sangat minimal," tambahnya.
PLTA Saguling, yang memanfaatkan aliran Sungai Citarum, berperan penting dalam sistem ketenagalistrikan. Selain mendukung beban puncak di sistem Jawa-Bali, pembangkit berkapasitas 4 x 175,18 MW ini juga berfungsi sebagai pengatur frekuensi sistem dengan menerapkan Load Frequency Control (LFC).
Adapun pada tanggal 21 Maret 2026 atau saat Hari Raya Idulfitri, Posko Nasional memproyeksikan BP sebesar 35.017 MW dan DMP 51.967 MW, sehingga cadangan total mencapai 16.950 MW (48,4%). Proyeksi ini menunjukkan bahwa, meskipun BP pada hari H lebaran naik 5,46% dibanding 2025, beban tersebut tetap lebih rendah 29% dibanding hari normal.
(hrp/hns)作者:Heri Purnomo -,文章来源republika_id,版权归原作者所有,如有侵权请联系本人删除。
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

暂无评论,立马抢沙发