Filipina Siapkan Dana Darurat Rp 5,6 T buat Amankan Pasokan Energi

avatar
· 阅读量 94
Filipina Siapkan Dana Darurat Rp 5,6 T buat Amankan Pasokan Energi
Foto: Ilustrasi Migas (Fauzan Kamil/Infografis detikcom)
Jakarta

Filipina menyiapkan sejumlah dana untuk memperkuat pasokan bahan bakar nasional. Langkah ini diambil usai Filipina mengumumkan status darurat energi.

Kementerian Energi Filipina menyampaikan telah mengaktifkan dana darurat sebesar 20 miliar peso atau setara US$ 333 juta (Rp 5,6 triliun dengan kurs Rp 16.899). Upaya ini diambil di tengah fluktuasi harga minyak dunia yang terus berlanjut akibat konflik di Timur Tengah.

"Langkah ini menunjukkan tekad kuat pemerintah untuk melindungi rakyat Filipina dari guncangan pasokan eksternal, serta memastikan ketersediaan bahan bakar yang berkelanjutan memadai dan andal di seluruh negeri," tulis pernyataan resmi Kementerian Energi Filipina, dikutip Reuters, Kamis (26/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Harga BBM Negara Tetangga RI Naik Imbas Perang AS-Iran, Ini Daftarnya

Saat ini, pemerintah Filipina berencana untuk membeli hingga dua juta barel bahan bakar untuk menopang pasokan domestik, termasuk pembelian minyak bumi olahan serta gas minyak cair. Pada Rabu (25/3) Presiden Ferdinand Marcos Jr. menyatakan stok cadangan minyak nasional sekitar 45 hari.

ADVERTISEMENT

Filipina mengimpor hampir seluruh kebutuhan minyak mentah dari Timur Tengah dan sebagian besar dari Arab Saudi. Hal ini membuat Filipina sangat rentan terdampak terhadap lonjakan harga minyak dan gangguan pasokan global.

Sebelumnya, Filipina menetapkan status darurat energi nasional karena mempertimbangkan posisinya sebagai negara yang sangat bergantung pada impor produk minyak bumi. Pemerintah langsung membentuk komite untuk memastikan pergerakan pasokan, distribusi dan ketersediaan bahan bakar, makanan, obat-obatan, produk pertanian dan barang-barang penting lainnya.

"Deklarasi keadaan darurat energi nasional akan memungkinkan pemerintah untuk menerapkan langkah-langkah responsif dan terkoordinasi berdasarkan undang-undang yang ada untuk mengatasi risiko yang ditimbulkan oleh gangguan dalam pasokan energi global dan ekonomi domestik," kata Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr dikutip dari Reuters.

Simak juga Video Filipina Umumkan Krisis BBM, Purbaya: Kita Mesti Siap-siap!

[Gambas:Video 20detik]

(acd/acd)

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest