ANALIS MARKET (07/4/2026): IHSG Diperkirakan Cenderung Mixed

avatar
· 阅读量 82

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (06/04), IHSG ditutup melemah -37,36 poin (-0,53%) ke level 6.989,43.

Pelemahan IHSG saat ini dipicu oleh kombinasi faktor domestik dan eksternal, terutama anjloknya saham berkapitalisasi besar seperti BREN (-9,17%) dan DSSA (-9,34%) akibat masuknya kedua emiten tersebut ke dalam daftar High Shareholding Concentrated (HSC).

Kondisi ini diperparah oleh sentimen negatif dari realisasi APBN 3M26 yang mencatatkan defisit sebesar Rp240,1 T atau 0,93% terhadap PDB, angka yang lebih lebar dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 0,43%.

Kemudian, dari sisi eksternal, pasar tengah mencermati dinamika geopolitik terkait pembahasan potensi gencatan senjata selama 45 hari yang melibatkan Iran, AS, dan mediator regional guna mengakhiri konflik.

Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup menguat, seperti DJIA (+0,35%), S&P 500 (+0,45%), & Nasdaq (+0,54%).

Penguatan tersebut ditengah harapan akan adanya gencatan senjata di Timur Tengah.

Volatilitas pasar tetap tinggi karena pelaku pasar menimbang laporan yang kontradiktif mengenai usulan gencatan senjata selama 45 hari terhadap tenggat waktu eskalasi militer pada Selasa pukul 20.00.

Meskipun berita tentang potensi kerangka kerja untuk membuka kembali Selat Hormuz sempat menekan pasar energi, harga minyak mentah berjangka mengakhiri sesi lebih tinggi di atas $112 per barel.

Saham teknologi berkapitalisasi besar memberikan dukungan signifikan bagi indeks secara keseluruhan, di mana Alphabet dan Amazon masing -masing naik lebih dari 1%.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan cenderung mixed,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Selasa (07/4).

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest