Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (16/4), IHSG ditutup melemah -2,20 poin (- 0,03%) ke level 7.621,38.
Pelemahan IHSG tidak lepas dari adanya aksi profit taking pelaku pasar dan penurunan saham emiten konglomerasi.
Sejalan dengan pelemahan tersebut, nilai tukar rupiah juga terdepresiasi ke level Rp 17.125.
Dari eksternal, Trump mengatakan konflik akan segera berakhir, dengan AS menyatakan keyakinan akan potensi kesepakatan perdamaian.
Laporan terbaru juga menunjukkan bahwa Iran mempertimbangkan untuk mengizinkan kapal melintas bebas melalui sisi Oman di Selat Hormuz jika kesepakatan tercapai.
Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup menguat, seperti DJIA (+0,24%), S&P 500 (+0,26%), & Nasdaq (+0,36%).
Pasar mendapat dorongan dari Presiden Trump setelah mengumumkan bahwa Israel dan Lebanon menyetujui gencatan senjata selama 10 hari yang dimulai pukul 17.00 ET.
Langkah ini dinilai sebagai kunci penting bagi potensi pembicaraan antara AS dan Iran.
Dari sisi korporasi, Netflix Inc. memproyeksikan kinerja kuartal kedua (Q2) yang lebih lemah dari perkiraan, yang menyebabkan sahamnya merosot.
“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan cenderung mixed,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Jumat (17/4).

暂无评论,立马抢沙发